Tampilkan postingan dengan label Jebakan Dan Perangkap Hama. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jebakan Dan Perangkap Hama. Tampilkan semua postingan

Kamis, 28 Juni 2018

Cara Jitu: Membuat PERANGKAP JANGKRIK Hanya Dengan Botol Bekas

Cara Jitu: Membuat PERANGKAP JANGKRIK Hanya Dengan Botol Bekas


Pada kali ini penulis akan post kembali cara membuat jebakan/perangkap hama jangkrik yang sangat sederhana, dimana cukup dengan menggunakan bahan bekas disekitar rumah yang sudah tak terpakai lagi.

Keberadaan hama jangkrik ini sangatlah mengganggu para petani pada saat melakukan budidaya tanaman, jangkrik sangat senang sekali memakan bakal tanaman yang masih muda sehingga disaat tanaman tersebut baru ditanam, tidak selang berapa lama kemudian tanaman tersebut akan dihabiskan oleh mereka.

Perlunya dilakukan pengendalian hama jangkrik berguna untuk mengurangi resiko kerugian yang lebih besar lagi, serta dalam pengendalian tahap awal kita cukup menggunakan jebakan/perangkap sederhana dan tidak perlu menggunakan bahan pestisida yang dapat membahayakan kesehatan. 


Langsung saja, penulis akan membeberkan trick dan cara membuat perangkap yang telah saya janjikan sebelumnya secara lengkap ditambah dengan photo dokumentasi yang dapat memudahkan pembaca untuk mengikutinya dirumah.

1. Tahap Pembuatan Jebakan/perangkap
- Kumpulkan Bahan Dan Alat
Bahan yang digunakan untuk  pembuatan jebakan/perangkap jangkrik ini simpel dan mudah kita temukan disekitaran rumah yaitu cukup menggunakan 1 buah botol air mineral bekas yang berukuran 1,2 liter. Serta alat yang digunakan adalah gunting dan staples.

- Pemotongan Botol
Potonglah botol air mineral dengan menggunakan gunting. Potong botol tepat 1/3 botol pada bagian lubang air minum yang berbentuk corong.

- Pelebaran Lubang Masuk
Setelah menjadi dua bagian, kemudian lakukan pelebaran pada bagian lubang botol untuk memudahkan jangkrik masuk kedalam botol, pelebaran tersebut dapat dilakukan sesuai dengan keinginan, karena yang penting adalah lubang tersebut lebih besar dibandingkan lubang semula yang kecil dan cukup tinggi sehingga jangkring susah untuk masuk kedalam lubang.

- Gabungkan Keduia Bagian Botol
Selanjutnya gabungkan kembali botol tersebut namun dengan pemasangan lubang air minum secara terbalik yaitu menghadap kedalam sebagai pintu masuk dari jangkrik tersebut. Untuk mengunci rangkaian ini, kamu dapat menggunakan staples.

- Pemberian lubang 
Tahap terakhir ini tidak diharuskan, namun kami sarankan jika kita memerlukan jangkrik tersebut dalam kondisi segar untuk kepentingan lain seperti untuk umpan ataupun pakan ternak, makan kamu harus melakukan ini. Pembuatan lubang ini dapat membantu jangkrik tetap medapatkan udara saat didalam jebakan/perangkap, sehingga setelah beberapa hari terkurung makan hewan tersebut masih dapat tetap hidup.

2. Pengaolikasian
- Peletakan Pada Area Budiaya
Letakkanlah jebakan/perangkap tersebut pada area budidaya, usahakan diletakkan pada tempat yang sering ditemukan hama jangkrik ini.
Kemudian tutupilah jebakan/perangkap hama ini dengan rerumputan dan jerami untuk menyamarkan perangkap tersebut.

- Pengamatan
Selanjutnya kita lakukan pengamatan pada jebakan/perangkap jangkrik tersebut. Amatilah menggunakan alat camera tersembunyi yang diletakkan pada area depan perangkap.

Dapat kita lihat mulai dari awal pemasangan, tak selang berapa lama sudah mulai ada target jangkrik yang masuk kedalam jebakan/ perangkap yang telah dibuat. Hai ini membuktikan bahwa perangkap yang kita buat cukup efektif untuk menjebak hama jangkrik.
Adapun jumlah jangkrik yang telah kita dapatkan tidak terlalu banyak, sekitar 10 ekor dalam beberapa jam namun kami rasa cukup efektif untuk menjebak si jangkrik tersebut.

Bagaimana?... Cukup Mudah Bukan


Rabu, 27 Juni 2018

Cara Jitu: Membuat PERANGKAP LALAT BUAH Hanya Dengan Botol Bekas

Cara Jitu: Membuat PERANGKAP LALAT BUAH Hanya Dengan Botol Bekas

Sebelumnya penulis telah pos sebuah artikel tentang cara membuat perangkap kuning untuk lalat buah, pada kali ini penulis akan post kembali cara membuat jebakan/perangkap hama lalat buah versi 2 yang lebih sederhana secara lengkap ditambah dengan photo dokumentasi yang dapat memudahkan pembaca untuk mengikutinya dirumah.

1. Cara Pembuatan Jebakan/Perangkap Hama
- Persiapan Bahan dan Alat
      
Adapun bahan yang digunakan dalam pembuatan jebakan/perangkap hama lalat buah ini adalah 1 buah botol bekas 1,2 liter, senyawa pemikat hama lalat buah, kapas, dan kawat yang agak kaku.

Sedangkan alat yang digunakan diantaranya ada: pisau cutter, tang, solder dan staples.

- Pemotongan Botol Mineral
Masuk kedalam tahap pembuatan jebakan/perangkap. Diawali dengan memotong sekitar 1/3 bagian botol air mineral hingga putus dengan menggunakan sebuah pisau cutter.

- Perakitan Tempat Media Pemikat
      
Tahap selanjutnya adalah tahap pembuatan media untuk tempat pemberian cairan/senyawa pemikat. Diawali dengan melubangi dan kemudian masukkan kawat tersebut kedalam botol.

Untuk selanjutnya tambahkan sebuah kapas dengan cara dililitkan pada ujung kawat tersebut, jika mengalami kesusahan melilitkannya, maka gunakanlah tang.

- Pemberian Cairan Penarik Hama
Tambahkan cairan/senyawa penarik hama dengan merk P********L cukup sekitar 2-4 tetez saja, karena aroma dari cairan ini cukuplah kuat maka jaganlah terlalu banyak ya, serta disaat pemberian senyawa ini, usahakan hidung jangan terlalu dekat dengan alat dan jangan menghirup terlalu banyak karena senyawa ini dapat menyebabkan kamu agak sedikit pusing dan mual.

- Pemasangan Semua Rangkaian
      
Setelah selesai pemberian cairan/senyawa pemikatnya, kemudian pasangkan kembali sebagian potongan botol tadi secara terbalik seperti pada gambar, ini berguna sebagai pintu masuk bagi lalat buah menuju kedalam jebakan/perangkap hama ini.

2. Pengaplikasian 
- Peletakan Pada Area Budidaya
Letakkan jebakan/perangkap lalat tersebut pada area budidaya yang sedang diupayakan. Dalam 1 hektar, kita dapat memberikan sebanyak 4-6 unit jebakan/perangkap hama, hal ini dikarenakan daya jangkauan dari pemikat ini sangat jauh sehingga kita tidak perlu banyak memberikannya.

- Pengamatan Hama
Berdasarkan pengamatan kami pada lokasi tempat budidaya tersebut menunjukkan hasil yang sangat baik, yaitu tak selang beberapa lama setelah peletakan pada lokasi budidaya langsung ada beberapa lalat buah yang datang menghampiri jebakan/perangkap hama tersebut.

Cara kerjanya yaitu hama yang terjebak didalam botol akan terus berputar-putar untuk berusaha keluar hingga akhirnya kelelahan dan jatuh dan kemudian lalat buah tersebut akan kelelahan dan mati didalam jebakan/perangkap ini.

Lakukan juga perawatan dengan cara membersihkan bangkai lalat buah tersebut dan mengganti kapas tersebut dengan yang lebih baru serta tambahkan juga cairan pemikat hama lalat buah tersebut, dimana penggantian ini dapat dlakukan dalam kurun waktu 2 minggu sekali  untuk mengoptimalkan pengendalian hama lalat buah ini.

Bagaimana?... Cukup Mudah Bukan?...



Cara Jitu: Menagkap Monyet Hanya Dengan Wadah Kendi

Cara Jitu: Menagkap Monyet Hanya Dengan Wadah Kendi

Pada dasarnya monyet adalah hewan yang sangat pintar dan cerdik, kehadiran mereka terkadang dapat menjadi masalah bagi para petani, namun disisi lain hewan ini juga dapat membantu manusia untuk mencari rezeki. Hubungan ini sudah terjalin sejak lama, yaitu sudah terjalin saat zaman nenek moyang kita terdahulu hidup dan beberapa hubungan secara langsung kerap terjadi antara mereka baik saling menguntungkan dan juga mungkin dapat merugikan.

Namun, ada sebuah penemuan lama yang mungkin jarang kita dengar ataupun pernah kita dengar namun kita agak sedikit lupa ya, mungkin cerita ini diturunkan oleh kakek-kakek kita kepada ayah kita dan seterusnya hingga ke kita. 

Cerita yang penuh dengan pengetahuan serta menggelitik ini juga sudah di praktekkan oleh banyak sekali orang dan inimemang benar adanya karena ini sesuai dengan peneltian oleh beberapa pakar dibidangnya.

Cerita tersebut adalah cerita bagaimana cara menangkap monyet dengan menggunakan sebuah wadah air minum dari labu yang memiliki lubang tidak terlalu besar, dan didalamnya telah diisi dengan kacang-kacangan sebagai umpan bagi monyet/kera. Cara kerja dari jebakan ini sangat sederhana dimana monyet/kera yang tertarik untuk menggambil umpan kacang-kacangan, kemudian akan mencoba datang dan mengambil kacang terebut, setelah tangannya masuk kedalam lubang wadah yang berukuran tidak terlalu besar tersebut maka tentunya secara otomatis tanagan akan mengepal dan disaat tangannya akan ditarik keluar, maka yang akan terjadi tangannya akan tertahan akibat tangannya yang terkepal tersebut.
(Ilustrasi cara kerja jebakan/perangkap)
Ini adalah hal sederhana sesuai dengan logika, bahwa dengan lobang wadah yang tidak besar yaitu pas seukuran dengan lengan, maka disaat tangan menggenggam ya sudah pasti tangan akan sulit untuk ditarik keluar. Namun ini akibat oleh ketamakan si monyet/kera yang tidak akan melepaskan makanan sebelum mereka memakan makanan yang telah didenggam oleh mereka.

Disini penulis akan menjelaskan cara membuat jebakan/perangkap hama monyet/kera yang sangat sederhana secara lengkap ditambah dengan photo dokumentasi yang dapat memudahkan pembaca untuk mengikutinya dirumah.

1. Cara Membuat Jebakan/Perangkap
- Siapkan Bahan Dan Alat
(Photo pembuatan jebakan/perangkap hama monyet/kera)
Bahan yang digunakan cukuplah mudah ditemukan di sekitaran rumah, yaitu cukup dengan beberapa biji kacang dan sebuah wadah kendi air ataupun botol dan sejenisnya yang memiliki lubang tidak terlalu besar yaitu kira-kira sebesar diameter monyet.

Kemudian masukkanlah beberapa biji kacang kedalam wadah kendi tersebut.

- Pemilihan Lokasi
(Photo peletakan jebakan/perangkap hama monyet/kera)
Carilah lokasi yang tepat dimana tempat tersebut sering dilalui oleh monyet/kera target sehingga mudah untuk ditemukan oleh mereka, ikatlah wadah kendi tersebut pada batang pohon dengan seutas tali.

2. Tahap Selanjutnya
- Tinggal dan Pengecekan
(Photo saat pengamatan jebakan/perangkap hama monyet/kera)
Tuggulah jebakan/perangkap tersebut selama beberapa saat, hingga hewan target terlihat dan mendatangi jebakan.

- Pengamatan
Tak selang beberapa lama monyet/kera target datang menuju jebakan/perangkap yang kami buat.
Berlahan-lahan tangan monyet/kera masuk kedalam lubang untuk mengambil kacang yang telah kami buat.
Setelah mau menarik keluar maka yang akan terjadi adalah tangannya akan tersangkut didalam lubang.
Selama beberapa menit kedepan monyet.kera masih tetap kesulitan untuk mengeluarkan tangannya dari dalam lubang.
Hingga jungkir baling si monyet/kera berusaha mengeluarkan tangan yang tersangkut tersebut.
Menit berganti menit, jam erganti jam gingga 1 jam lebih si monyet.kera masih ditempat yang sama dan masih kesulitan dalam mengeluarkan tangannya dari wadah kendi tersebut.
Hingga akhirnya kami datang dan menangkap monyet/kera tersebut dengan mudah tampa perlawanan berarti. 
Dari beberapa jebakan/perangkap yang kami buat, kami hanya dapat menangkap 2 ekor monyrt/kera saja dimana 1 berukuran besar dan 1 lagi berukuran kecil.

Untuk selanjutnya, monyet/kera tersebut dapat dilepaskan kembali atau juga dapat serahkan pada tempat penangkaran hewan terdekat untuk menjaga siklus rantai makanan tetap terjaga secara alami.


Bagaimana?... Cukup Mudah Bukan?...




Selasa, 26 Juni 2018

Cara Jitu: Membuat PERANGKAP KUNING Untuk Lalat Buah Dan Kutu

Cara Jitu: Membuat PERANGKAP KUNING Untuk Lalat Buah Dan Kutu

Keberadaan hama pengganggu pada pertanaman adalah sebuah masalah yang menjengkelkan yang apabila tidak ditanggulangi secara benar akan menyebabkan hasil dari panen yang tidak maksimal.

Hampir seluruh tanaman budidaya meliputi hortikultura, perkebunan serta HTI mempunyai masalah yang sama yaitu keberadaan hama yang dapat menggangu budidaya tanaman tersebut. Dengan kata lain hama tersebut adakah sebagai musuh para petani yang sedini mungkin haruslah dilakukan, beberapa cara dan analisa yang tepat haruslah dilakukan untuk dapat mengendalian keberadaan mereka diarea  budidaya kita. 

"Beberapa hama target kali ini diantaranya adalah Lalat Buah, kutu kebul, kutu putih, kepinding, belalang, kupu-kupu, serta serangga kecil lainnya yang dapat merugikan petani. "

Disini penulis akan menjelaskan cara membuat jebakan/perangkap hama lalat buah dan seranggan pengganggu lainnya secara lengkap ditambah dengan photo dokumentasi yang dapat memudahkan pembaca untuk mengikutinya dirumah.

1. Pembuatan Jebakan/Perangkap
- Persiapan Bahan dan Alat
(Photo Bahan dan alat pembuatan jebakan/perangkap hama)
Adapun bahan yang digunakan untuk membuat jebakan/perangkap hama ini adalah: Botol bekas pupuk yang berwarna putih atau dapat juga menggunakan botol yang bening, dan lem penarik hama. Lem penarik hama yang kami pakai adalah lem hama dari produk N**A yang memiliki daya pikat yang cukup baik, berbentuk cairan pekat seperti lem dan berwarna kuning yang dapat menarik hama seperti: lalat buah, kutu kebul, kupu-kupu, kepinding, belalang dan serangga lainnya. 

Sedangkan alat yang digunakan adalah sikat gigi yang sudah tidak terpakai, dan seutas tali.

- Pengolesan Pada Botol
(Photo pengolesan penarik hama pada jebakan/perangkap hama)
Oleskan cairan peikat hama pada seluruh bagian botol secara merata menggunakan bantuan gosok gigi yang sudah tak terpakai. 

- Pemberian Tali Penggantung
(Photo pemberian tali penggantung pada jebakan/perangkap hama)
Tali penggantung yang digunakan cukup dengan tali seadanya seperti tali rapia, atau tali benang lainnya, yang terpenting dapat mengikat jebakat tersebut secara aman dan tidak kuatir putus.

2. Menunggu Hasil Jebakan
- Tinggal Dan Tunggu
(Photo peletakan jebakan/perangkap hama pada lahan budidaya)
Setelah selesai dibuat, maka langkah selanjutnya adalah meletakkan meletakkan jebakan/perangkap hama tersebut pada area budidaya kita, dimana dalam 1 hektar lahan hanya memerlukan 2 - 4 jebakan/perangkap saja.

Lakukan juga penggantian pada cairan penarik hama tersebut, yaitu sekitar 3 minggu atau 1 bulan sekali berguna untuk mengoptimalkan pengendalian hama target.
.  
- Hasil Tangkapan
(Photo penungguan dan pengapatan jebakan/perangkap hama)
Lihatlah dan amatilah hasil dari perangkap hama yang telah kamu buat tersebut, mulai dari awal peletakan jebakan/perangkap tersebut dan apa yang terjadi.

Disini kami menggunakan 2 model jebakan/perangkap hama dimana ada yang menggunakan botol berwarna putih, dan yang satu lagi menggunakan botol mineral bening, kami akan mengamati dari kedua model tersebut yang manakan yang lebih efektif diantara keduanya.

Hasil dari percobaan tersebut menunjukkan bahwa sannya penggunaan jebakan/perangkap hama menggunakan botol putih ternyata lebih efektif karena dapat dilihat dari awal pemasangan perangkap tersebut sudah menunjukkan hasil yang cukup baik hal inin mungkin dikarenakan saat dilihat dari jauh jebakan/perangkap hama tersebut lebih terang dan mencolok sehingga hama lebih tertarik untuk mendekat, mulai dari awal sudah mulai datang beberapa hama seperti lalat buah dan jenis serangga kecil yang hinggap dan akhirnya lengket.

Bagaimana?... Cukup Mudah Bukan?...





Senin, 25 Juni 2018

Cara Jitu: Membuat JEBAKAN TIKUS Dari Botol Bekas

Cara Jitu: Membuat JEBAKAN TIKUS Dari Botol Bekas

Tikus terkadang menjadi masalah serius pada kehidupan sehari-hari manusia, hal ini disebabkan oleh kebiasaan hidup mereka yang suka sekali menngigit benda-benda keras didalam rumah yang terkadang barang yang mereka gigiti tersebut adalah barang yang masih memiliki kegunaan buat kita. 

Didalam sektor kesehatan, keberadaan tikus dapat menjadikan beberapa masalah terhadap kesehatan juga lo, beberapa kotoran yang mereka tinggalkan tak hayal dapat menimbulkan kuman serta beberapa bakteri seperti e-coli yang tampa sadar terhinjak ataupun masuk kedalam makanan kita. Beberap jejak mereka juga menjadi perhatian penting yang apabila mengenai makanan kita, maka bukan tidak mungkin akan mengakibatkan perpindahan kuman dan bakteri kedalam makanan.

Didalam sektor pertanian, kehadiran tikus juga menjadi masalah utama pada budidaya, yaitu menjadi hama makro yang rakus dan dapat dikatakan menyukai sebagian besar produk hortikultura, HTI, dan perkebunan sehingga takhyal keberadaan tikus ini secepat mungkin haruslah ditanggulangi, selain termasuk hama yang rakus mereka juga dapat ber reproduksi secara cepat.

Nah.. Disini penulis akan menjelaskan cara membuat jebakan/perangkap tikus secara lengkap ditambah dengan photo dokumentasi yang dapat memudahkan pembaca untuk mengikutinya dirumah.

1. Pembuatan Jebakan/Perangkap
- Persiapan Bahan dan Alat
(Photo bahan dan alat pembuatan jebakan/perangkap tikus)
Bahan yang digunakan meliputi 1 buah botol bekas berukuran 1,2 L (usahakan botol yang berbentuk kotak), 2 buah sumpit, 2 buah karet gelang, seutas tali, penjepit (dapat diganti dengan kawat), dan kacang tanah sebagai umpan. Sedangkan alat yang digunakan diantaranya adalah: pisau cutter, tang, dan solder untuk pelubang.

- Potong Botol Mineral
      
(Photo pemotongan botol air mineral)
Botol mineral yang telah disediakan dipotong secara melingkar mengelilingi botol namun pada bagian atas jangan dipotong, hal ini berguna sebagai engsel untuk membuka dan menutupnya jebakan.

- Pemasangan Tulang Rangka
      
(Photo pemberian kayu sumpit pada botol air mineral)
Selanjutnya lubangi terlebih dahulu botol mineral dengan menggunakan solder panas pada 4 bagian yaitu 2 lubang pada sisi atas botol dan 2 lubang pada sisi atas botol. 

Pelubangan ini berguna untuk memasukkan kayu sumpit pada bagian botol sebagai tempat menaruhnya karet. Setelah pemasangan sumpit kira-kira telah selesai, maka potong dan rapikanlah lebihan dari kayu sumpit tersebut menggunakan bantuan gunting.

- Pemberian Karet Gelang
      
(Photo pemberian karet gelang pada botol air mineral)
Pasang 2 buah karet yang telah disediakan sebelumnya pada sisi ujung sumpit seperti pada gambar. Penggunaan karet gelang ini berguna untuk menarik dan menutup pintu secara otomatis sesaat setelah tikus masuk dan menarik umpan yang telah disediakan. Selanjutnya cobalah untuk test membuka dan menutup pintu jebakan/perangkap tersebut apakah berjalan lancar.

- Pembuatan Lubang
(Photo pelubaanga botol air mineral)
Buat lubang kecil sesuai dengan diameter kawat dengan menggunakan bantuan alat solder panas. Lubang ini berguna untuk menjadi tempat penghubung antara pengunci pintu dengan umpan makanan tikus.

- Beri Tali Penahan
      
(Photo pemberian tali penahan pada botol air mineral)
Tali inilah yang berguna untuk menahan dan menutup pintu jebakan/perangkap tikus ini, ikatlah tali pada satu sisi pada bagian tutup botol dan satu lagi dibuat simpul untuk dikaitkan pada kawat yang telah berisi umpan.

 - Pembuatan Umpan
(Photo pembuata umapan makanan pada jebakan/perangkap tikus)
Nah inilah umpan untuk memancing hama tikus supaya masuk kedalam jebakan/perangkap ini, cukup dengan mengikat umpan kacang pada kawat seperti pada gambar. Pengikatan kawat tersebut dapat menggunakan bantuan tang supaya lebih mudah.

- Pemasangan Rangkaian
(Photo penyatuan rangkaian jebakan/perangkap tikus)
Setelah semua tahap pemasangan tali penahan dan kawat berisi umpan telah selesai, kemudian tinggal merangkai semuanya menjadi satu, dimana cukup dengan cara mengaitkan antara kawat yang berisi umpan dengan tali yang telah terhubung dengan pintu jebakan/perangkap seperti pada gambar.

Sistem kerja dari perangkap ini adalah: disaat tikus masuk, kemudian tikus tersebut akan menarik umpan kacang, disini jika kawat umpan tersebut jika ditarik, maka akan melepaskan tali yang terhubung dengan pintu masuk dan kemudian pintu tersebut akan tertutup. Tikus masih makan tersebut kemudian akan terperangkap kedalam jebakan/perangkap tersebut.

2. Menunggu Hasil Jebakan
- Tinggal Dan Tunggu
(Photo jebakan/perangkap tikus)
Setelah pembuatan perangkap telah selesai dilakukan, hal selanjutnya adalah meletakkan jebakan/perangkap tersebut pada area strategis dimana tempat tersebut merupakan tempat biasanya dilalui oleh tikus, hal ini berguna untuk memudahkan tikus menemukan lokasi jebakan/perangkap kita.

Tinggalkan selama beberapa jam, hingga jebakan/perangkap tersebut memperoleh target tikus yang diinginkan.

- Hasil Tangkapan
(Photo hasil tikus yang masuk pada jebakan/perangkap tikus)
Dan hasil akhirnya dari pembuatan perangkap ini cukup baik, tak selang lama seekor tikus masuk kedalam jebakan/perangkap dan berhasil.

Bagaimana?... Cukup Mudah Bukan?...